Jumat, 03 Mei 2013

Ipad mini Gagal Mendapatkan Hak Paten Apple


Apple dikenal gemar mendaftarkan paten teknologi atau nama yang diklaim miliknya. Sayangnya untuk nama iPad Mini, mereka kurang beruntung. Dilansir BBC , kantor US Paten and Trademark Office menolak pendaftaran paten nama iPad Mini yang diajukan Apple. Pasalnya, nama tersebut dianggap tidak punya arti unik. Selain itu, nama Mini sudah banyak digunakan untuk mendeskripsikan bermacam perangkat handheld digital. Apple pun harus menunjukkan bahwa mini adalah nama khusus yang pantas diberikan untuk mereka. Jika nantinya tidak mampu membuktikan persyaratan tersebut, Apple dilarang mengajukan hak eksklusif atas kata atau desain yang diperlukan pihak lain untuk mendeskripsikan produk atau layanan mereka. Apple memang masih bisa memprotes keputusan tersebut sampai bulan Juli. Dan jika mereka bisa mengajukan alasan lebih kuat, mungkin saja akhirnya paten iPad Mini diberikan. iPad Mini yang berukuran 7,9 inch diluncurkan Apple pada Oktober 2012. Dan dipasarkan sejak awal November tahun lalu dengan sambutan cukup meriah.

 sumber : 

Firefox OS


Firefox OS sendiri dikembangkan oleh Mozilla untuk perangkat jenis ponsel pintar. Dulu ketika tahap pengembangan munkin pembaca lebih mengenal Firefox OS sebagai “Boot to Gecko” (B2G). Pengembangan sistem operasi ini mendapatkan dukungan baik dari operator dan juga vendor ponsel seperti ZTE dan TCL yang nantinya telah berencana untuk merilis ponsel pintar berbasis Firefox OS dengan prosesor Qualcomm Snapdragon tertanam di dalamnya pada awal tahun 2013. Sistem operasi ini menggunakan standar open web dan aplikasinya dikembangkan dengan teknologi HTML5 yang akan tersedia secara gratis. Firefox OS mengusung model open source, mirip dengan Android. Tentunya dengan teknologi HTML5 dan standar baru API Mozilla akan mempermudah pengembang aplikasi dalam mengembangkan aplikasi di sistem operasiini. Pengembang aplikasi nantinya tidak akan lagi perlu belajar dan mengembangkan aplikasi terhadap platform dengan API spesifik yang telah tersedia. Pengembang aplikasi pun akan sangat terbiasa membuat aplikasi di platform ini, Bagi konsumen yang menggunakan perangkat berbasis Firefox OS nantinya tidak akan dikunci ke dalam satu platform tertentu sehingga akan memberi mereka lebih banyak pilihan, fleksibilitas dan kebebasan. Dengan menggunakan Firefox OS platformnya adalah sebuah web. Untuk tampilan antar muka dari sistem operasi ini sendiri mirip modelnya seperti iOS dan Android. Dan, Firefox OS sepertinya akan mudah diadaptasikan oleh para pengguna ponsel pintar berbasis iOS dan Android.
Menurut CEO Telefonica O2 Europe, dikutip dari Pocket-lint menyebut, bahwa Firefox OS akan lebih hebat dari Android. Belum lama ini juga pihak Mozilla selaku pemilik Firefox OS dan pihak ZTE sudah mengungkapkan kerjasama mereka untuk membuat smartphone bersistem operasi firefox.
ZTE mengatakan, mereka melakukkan kerjasama tersebut dengan tujuan agar mereka tidak terlalu bergantung pada satu sistem operasi saja dalam produk mereka. Perlu diketahui, dari keseluruhan produk HTC. 90 persen diataranya menggunakan android dan sisanya menggunakan windows phone.

sumber :

Peluncuran Samsung Galaxy S4


Sekitar satu setengah bulan setelah diperkenalkan untuk pertama kali kepada publik di New York, Amerika Serikat, telepon seluler cerdas Samsung Galaxy S4 berbasis Android 4.2.2 alias Jelly Bean ini akhirnya resmi hadir di Indonesia. Ponsel yang diperkuat prosesor Exynos 8 core (octa-core) dengan kecepatan 1,6 GHz ini dijual seharga Rp 7,499 juta.
“Samsung selalu berusaha menghadirkan teknologi inovasi terdepan untuk kehidupan konsumen yang lebih baik,” kata Yoo Young Kim, Managing Director Samsung Electronics Indonesia, dalam acara peluncuran di Jakarta, kemarin. “Apa yang mereka butuhkan bukan sekadar perangkat mobile pintar, tapi juga yang memudahkan kehidupan dan mendukung gaya hidup mereka.”.
Filosofi yang dikedepankan oleh Samsung untuk ponsel Galaxy S4 ini adalah perangkat sebagai “teman hidup”.

DESAIN
Sekilas, Samsung Galaxy S4 mirip pendahulunya, Galaxy S3. Dimensinya pun tak terpaut jauh, tapi layar yang diusungnya lebih lebar, yakni 5 inci. Layar seluas itu mampu menampilkan foto ataupun video dalam format full HD. Tampilan layar menjadi sangat tajam dan jelas berkat kerapatan piksel hingga 441 ppi.

ponsel dengan dimensi 136,6 x 69,8 x 7,9 milimeter ini terasa ringan. Beratnya hanya 130 gram. Cukup nyaman untuk digenggam. Tak terlalu besar, tapi juga tak terlalu kecil. Bahan plastik pembalut bodi Galaxy S4 yang membuatnya ringan. “Ini membuat baterai bisa dibuka,” ucap Febri Rusli, Product Marketing Manager Samsung Mobile Phone Indonesia.

PERANGKAT KERAS

Samsung Galaxy S4 mengusung prosesor octa-core alias 8 core berkecepatan 1,6 GHz. Prosesor tersebut terdiri atas dua prosesor quad-core, yang masing-masing berkecepatan 1,6 GHz dan 1,2 GHz. “Keduanya bisa berjalan secara simultan,” ucap Febri. Alasan prosesor tersebut dibagi dua adalah meringankan beban kerja.

Salah satu yang menarik dari spesifikasi Galaxy S4 ini adalah disematkannya teknologi usang, yakni infrared. Tentu kehadiran infrared ini bukan tanpa maksud. Berkat teknologi itu, Galaxy S4 bisa difungsikan sebagai remote control. Ya, untuk memindahkan channel atau mengatur volume suara televisi atau pemutar DVD, bisa dilakukan dengan ponsel ini.

FITUR

Samsung Galaxy S4 menghadirkan berbagai fitur inovatif. Untuk mengabadikan momen indah, tersedia fitur Dual Camera, Drama Shot, serta Sound dan Shot. Dual Camera memungkinkan pengambilan gambar dengan kedua kamera, depan dan belakang, secara bersamaan. Sedangkan Sound dan Shot menyimpan suara saat pengambilan gambar.

Ada pula fitur Group Play, yang dibuat untuk berbagi dan menikmati musik, foto, dokumen, dan permainan hingga delapan orang di sekitar, yang juga menggunakan Galaxy S4. Hebatnya, semua itu bisa dilakukan tanpa menggunakan koneksi Wi-Fi ataupun sinyal seluler. Dalam acara peluncuran, fitur ini sempat diperagakan dan bekerja dengan baik.

Tak hanya itu, Galaxy S4 juga dilengkapi dengan inovasi teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, seperti mengganti musik dengan hanya mengibaskan tangan di atasnya. Ini dimungkinkan berkat fitur Air Gesture. Atau manfaatkan fitur Air View ketika ingin mengintip foto atau e-mail. Cukup melayangkan jari di atas layar, maka akan tampil preview isi folder tersebut.

Masih banyak fitur unggulan yang dibenamkan dalam Samsung Galaxy S4 ini, antara lain Samsung Smart Pause, yang memungkinkan mengontrol layar hanya dengan menatapnya; Samsung Hub, layanan satu akses untuk menikmati lima layanan sekaligus; Samsung WatchOn, layanan video dan film terbaik; Samsung Apps, layanan terbaru yang menyediakan fungsi pencarian; serta Samsung ChatOn, menawarkan pengalaman berkomunikasi lebih menarik.

SPESIFIKASI
Jaringan: 2,5 G, 3G, 4G
Prosesor: Exynos 8 core (octa-core) 1,6 GHz
Sistem operasi: Android 4.2.2 Jelly Bean
Layar: 5 inci full HD Super AMOLED (1.920 x 1.080 piksel) 441 ppi
Kamera utama: 13 MP auto-focus dengan flash, Zero Shutter Leg
Kamera depan: 2 MP, full HD recording @30 fps, Zero Shutter Leg
Fitur kamera: Dual camera, dual shot, dual recording, dual video call
Video: Codec MPEG4, full HD (1.080p)
Audio: Codec MP3, AMR-NB/BW, AAC/AAC+/eAAC+
Konektivitas: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac (HT80), GPS/GLONASS, NFC, Bluetooth 4.0, IR LED
Sensor: Accelerometer, RGB Light, Geomagnetic, Barometer Temperature dan Humidity, serta Gesture
Memori: 16/32/64 GB + micro-SD hingga 64 GB
Total RAM: 2 GB
Dimensi: 136,6 x 69,8 x 7,9 milimeter
Berat: 130 gram
Baterai: 2.600 mAh

sumber : 

Selasa, 02 April 2013

Artikel yang mendukung MY PI


Artikel lain yang mendukung MY PI pada postingan yang sebelumnya yaitu artikel tentang hal-hal apa saja yang bisa membuat anak malas belajar. Pada artikel tersebut menampilkan ada beberapa hal yang membuat anak malas belajar menurut Robert D Carpenter. Terdapat 4 penyebab anak malas belajar yaitu :

1.      Tidak ada komunikasi yang baik dengan anak

Kebiasaan para orangtua pada umumnya adalah suka memberikan pesan namun pesan yang disebutkan tersebut hanyalah membuat anak memiliki beban sehingga hanya menjadikan anak malas untuk belajar.

Banyak pesan-pesan yang disampaikan kepada anak, namun pesan tersebut hanyalah berisi omelan dan pelampiasan kemarahan orangtua.  Misalnya adalah ketika orangtua melihat hasil nilai ulangan anak.  Kebetulan nilai yang didapat di bawah nilai rata-rata (jeblok).  Nah, kebetulan pula si anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain.  Kira-kira tahu pesan apa yang disampaikan orangtua kepada anak?  Pasti begini pesan yang diberikan, "Kamu sih tidak mendengarkan kata ibu, kamu kebanyakkan main hingga lupa belajar, akhirnya ya begini nilainya jelek!  Ibu kecewa sama kamu! Ibu kan sudah capek-capek mencari uang untuk kamu."

Kira-kira tahukan apa yang akan direspon oleh sang anak? Cerita sekilas tadi merupakan gambaran komunikasi kepada anak yang sangat tidak efektif.  Sebaiknya para orangtua harus banyak bertanya kepada anak, mengapa hal tersebut bisa terjadi.  Barangkali si anak memang mempunyai permasalahan dengan materi pelajaran yang belum dikuasainya.

2.  Orangtua bersikap otoriter kepada anak

Tanpa sadar banyak para orangtua yang melakukan sikap kepada anaknya dengan sikap otoriter.  Maksudnya sih bagus memberikan pesan kepada anak namun efek yang ditimbulkan malah membuat anak malas untuk belajar.  "Pokoknya kamu besok harus rangking satu!"  Seharusnya kamu itu lulus dengan nilai bagus, kan sudah ayah masukkan ke lembaga BIMBEL!"  Kalau sudah besar nanti kamu harus menjadi pedagang seperti ayah!"

Masih banyak pesan-pesan lainnya yang membuat anak malas untuk belajar.  Si anak seakan-akan harus dipaksa untuk menuruti kemauan orangtuanya.  Akhirnya hal yang terjadi adalah anak akan melakukan kemauan orangtuanya dengan setengah hati.  Bagaimana mau dilakukan dengan sepenuh hati, kalau anak sendiri tidak menyukainya. 

3.  Orangtua memberikan target dan standar yang tidak sesuai

Ada juga beberapa orangtua yang mengharapkan agar anaknya bisa mencapai target yang telah ditentukan oleh orangtuanya. Target yang diberikan bisa jadi berada di bawah atau di atas kemampuan anak. Kalau target yang diberikan jauh di bawah dari kemampuan anak, bisa jadi anak malah akan tidak ada motivasi sehingga anak akan malas untuk belajar.  Begitu pula sebaliknya ketika target yang diberikan jauh di atas kemampuan anak maka si anak juga akan malas untuk belajar karena merasa terbebani.

4.  Orangtua memberikan tata tertib yang tidak mendidik

Ada beberapa para orangtua yang membuat aturan dan hukuman dalam kehidupan rumah tangganya, termasuk aturan dan hukuman kepada anak. Aturan dan hukuman ini akan bisa bermanfaat dengan baik apabila dibuat dengan kesepakatan antara pihak anggota keluarga bukan buatan orangtua sendiri.  Apabila hanya buatan orangtua sendiri maka aturan tersebut tidak akan bisa menumbuhkan sikap sadar, paham dan mengerti dengan konsekuensi.

Buatlah aturan-aturan dengan kesepakatan bersama anak dan selalu di up date.  Termasuk kesepakatan dalam belajar dan bermain.  Apabila anak melanggar bisa diberi hukuman namun bila anak berprestasi maka perlu untuk diapresiasi dalam bentuk penghargaan.

Artikel yang mendukung MY PI


Pada artikel ini juga mendukung penulisan MY PI saya yang saya posting sebelumnya. Pada artikel ini memuat cara efektivitas dan efisien dalam pembelajaran.  Ada 4 cara yang efektivitas yaitu :

1.        Interaksi dan Peluang
Kegiatan pembelajaran dapat dibagi dalam 4 jenis kegiatan dan interaksi, yaitu interaksi guru dan siswa, interaksi siswa dengan siswa, kegiatan siswa dengan alam, dan kegiatan siswa dengan sumber informasi (buku dan media informasi yang lain). Interaksi guru dengan siswa digunakan untuk mempercepat peningkatan kompetensi siswa melalui pelatihan cara berpikir ilmiah dan berbuat. Interaksi siswa dengan siswa untuk meningkatkan sikap sosial dan kooperatif siswa dalam meningkatkan kompetensinya, memahami konsep-konsep IPA, dan menyesaikan masalah. Interaksi siswa dengan alam digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar mandiri, kreativitas, dan keterampilan berpikir (mental) dan berbuat (psikomotor). Suatu model pembelajaran disusun dari beberapa jenis kegiatan dan interaksi yang tepat untuk meningkatkan kompetensi-kompetensi tertentu yang akan ditingkatkan pada siswa.

2.        Analisis Interaksi dan Kegiatan Siswa
Analisis interaksi dan Kegiatan siswa digunakan untuk mengetahui peluang-peluang pada setiap interaksi dan kegiatan siswa yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aspek-aspek kompetensi yang terdapat pada peluang tersebut. Dalam analisis itu ada dua bagian penting yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah aspek kompetensi yang dapat ditingkatkan pada setiap interaksi atau kegiatan siswa, sedangkan yang kedua adalah cara memanfaatkan interaksi atau kegiatan siswa untuk meningkatkan aspek kompetensi tersebut.
Penentuan interaksi atau kegiatan siswa yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran bergantung pada aspek-aspek kompetensi yang akan ditingkatkan pada siswa. Contohnya jika guru ingin meningkatkan minat belajar siswa melalui peningkatan keberanian dan kemauan siswa menjawab pertanyaan, guru harus berinteraksi dengan siswa melalui tanya-jawab. Jika guru mengajukan pertanyaan dan siswa menjawab serempak, guru kehilangan peluang untuk meningkatkan keberanian dan kemauan siswa menjawab pertanyaan, tetapi jika siswa diminta mengacungkan tangan lebih dahulu, baru menjawab pertanyaan setelah ditunjuk oleh guru, guru memperoleh peluang untuk meningkatkan keberanian dan kemauan siswa menjawab pertanyaan.

3.        Pembagian Bahan Ajar
Jumlah konsep yang wajib diajarkan banyak, sedangkan waktu pembelajaran sedikit. Karena itu, kurikulum yang padat materi tersebjut dapat diatasi dengan cara konsep-konsep yang wajib diajarkan dibagi dalam dua bagian, yaitu konsep utama yang didialogkan, dan konsep yang diinformasikan melalui handout, buku teks, atau jenis informasi yang lain. Konsep yang diinformasikan merupakan konsep-konsep diperlukan untuk memahami konsep utama. Konsep yang diinformasikan tidak dijelaskan oleh guru, melainkan langsung dibaca oleh siswa dari handout atau buku teks, kemudian digunakan dalam dialog.

4.        Alur Pembelajaran
a.       Alur kegiatan belajar siswa
Berbeda dengan model-model pembelajaran yang langkah-langkah (variasi kegiatan fisik) kegiatannya sudah ditentukan, langkah-langkah pembelajaran yang dinamik mengikuti dinamika belajar siswa atau proses berpikir yang dilaksanakan siswa.

b.      Alur penyampaian bahan ajar
Alur penyampaian bahan ajar disusun untuk membuat siswa memahami konsep atau dapat menyelesaikan masalah. Umumnya alur yang digunakan dalam penyampaian bahan ajar diurut berdasarkan mana yang lebih dulu harus diketahui siswa (prerequisite/prasyarat pengetahuan), baru kemudian konsep yang dibentuk dari yang telah diketahui siswa.